Serangan Fajar di Sawo Manila

Jalan Sawo manila menjadi saksi bisu dimana terjadinya bentrokan antar Mahasiswa Universitas Nasional dengan Aparat kepolisian. Pecahan-pecahan botol berhamburan disepanjang jalan Sawo Manila juga didalam kampus. entah siapa provokatornya tapibentrokan itu mengahancurkan sarana-sarana kampus. Blok 1 tempat Rektorat berada berantakan, Tempat sekretariat Fakultas Fisip yang ada diblok 2 lebih banyak pecahan-pecahan kaca yang berantakan, Blok 3 dimana biasanya Mahasiswa jurusan Sastra Belajar banyak berceceran darah, Blok 4 tempat yang bernaungnya Fakultas Teknik, “entah kemana” kaca pintu masuk itu hilang, Gedung Serba Guna (GSG) sekaligus UKM Unas, hancur berantakan dan hingga siang (Jam 11.00) haripun saat saya ingin melihat kondisinya seperti apa, saya masih merasakan efek gas air mata.Mobil Honda Jazz milik seorang mahasiswi telah hancur berantakan, dan lebih “sialnya” lagi barang-barang dagangan (Rokok, Minuman, Roti dan alat-alat tulis) diKoperasi Mahasiswa telah kosong yang kita lihat hanyalah puing-puing kaca entah siapa yang mencuri disaat situasi sedang menegang disaat itu. Satu lagi, Karburator motor Yamaha RX King milik mahasiswa entah hilang kemana. Dan dikabarkan 1 Reporter TV dihajar oleh polisi.Terdengar Kabar juga, seorang mahasiswi Universitas Nasional telah “dinodai” pada saat bentrokan itu terjadi. Satpam dan juga salah satu reporter TV pun tak lupa dihajar oleh polisi

Sekitar jam 1 siang, Seluruh Mahasiswa dan juga para alumni tidak lupa Rektor dan para PUREKnya melakukan aksi demo di POLRES Jakarta Selatan. Dan pada saat disana, polisi hanya mengucapkan kata maaf tanpa bertanggung jawab atas kejadian dipagi hari tersebut tanpa tahu berapa kerugian yang akan dialami pihak kampus dan juga Para Mahasiswa. Selain rugi di material, pihak Unas dan juga mahasiswa juga rugi akan pendidikan. Mau belajar dimana kalau keadaan kampus kacau balau tersebut. Apalagi bulan depan (Juni 2008) Mahasiswa akan menghadapi Ujian Akhir Semester.

Ini semua sudah melanggar hukum juga Hak Asasi Manusia, karena para aparat telah measuk kedal amkampus kami dengan membabi buta, menghancurkan fasilitas kampus dan menghentikan smua kegiatan kampus. Ingat bapak KAPOLRI yang terhormat, Komnas HAM telah mendukung kami (UNAS) dan mengatak bahwa kejadian ini sudah melahnggar HAM (baca beritanya) Apakah Negara ini pantas disebut negara Hukum, jika para aparat bertindak seperti itu……..? Apakah Negara ini pantas disebut Negara Cinta Damai………? Kami harap Pemerintah memecat para orang-orang dibalik kejadian ini dan dihukum didepan mata kami LANGSUNG.

Berita Terkait :

1 Komentar

  1. Adi N said,

    24 Mei 2008 pada 2:06 pm

    Nice Blog
    Please visit me back at http://www.adminkidnet.co.cc


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: